KOMIK INDONESIA GENERASI BARU

Saya menemukan gambar ini saat sedang browsing di internet, sebuah gambar yang menarik bukan karena gambarnya yang sangat bagus.......!!!! buatan Ardian Syaf, yang profilnya pernah pula saya muat di sini. Tapi lebih karena makna atau wacana yang diangkat oleh oleh gambar tersebut.


Dalam cerita komik 1 lembar tersebut diceritakan seorang tua yang sangat prihatin dengan kondisi anak-anak dalam negeri kita yang lebih gandrung akan kisah atau tokoh yang berasal dari luar atau “import” seperti Superman atau Naruto. Dan cenderung melupakan atau mungkin lebih tepatnya kurang mengenal tokoh karakter yang merupakan hasil karakter asli negeri sendiri seperti Gundala.

Hm bagaimana ya?? Jika dikatakan customer komik kita saat ini menjadi kurang mengenal tokoh komik yang diciptakan dekade lalu mungkin benar, tapi hal tersebut menurut saya dikarenakan memang tidak ada regenerasi dalam industri komik kita sehingga dapat dikatakan tidak ada yang melanjutkan “perjuangan” sang Gundala dalam industri komik kita. Mungkin ada beberapa komikus yang ingin melanjutkan kembali kisah Gundala ini ke atas kertas, tapi sampai saat ini belum ada info apapun yang saya dapatkan mengenai kisah kelanjutan sang putra petir! Dan komikus saat ini juga cenderung untuk menciptakan tokoh baru dari pada melanjutkan kisah lama yang sudah ada dan terbentuk!

Mengenai gambar pun saat ini komikus di indonesia sangat terpengaruh oleh gaya manga yang memiliki garis gambar berbeda dengan tokoh Gundala yang cenderung lebih mirip dengan karakter buatan Amerika seperti X-Men atau The Flash. Saya sendiri memiliki garis gambar yang cenderung ke-mangamanga-an, bahkan beberapa orang yang kenal saya dan melihat blog ini juga berkomentar, “kenapa gambarnya mirip komik Jepang, tidak indonesia??”. Sebenarnya saya sendiri menjadi bingung sebab saya hanya menggambar berdasarkan kenyamanan dan estetika yang sesuai dengan apa yang ada dikepala dan hati saya (hal seperti ini pernah saya posting), sedikit membingungkan jika saya diminta untuk menggambar sesuatu berdasarkan pada hal yang saya tidak enjoy untuk mengerjakannya.

Ini bukan berarti saya tidak menyenangi komik indonesia tapi saya lebih mengenal Gundala dan Sibuta Dari Gua Hantu dari layar lebar bukan komik. Meskipun RA Kosasih dengan cerita wayangnya adalah komik pertama yang saya baca dan menyebabkan saya belajar untuk berimajinasi. Tapi manga seperti Dragon Balllah yang pertama kali mengenalkan saya pada dunia komik atau cerita bergambar, yang menyebabkan saya sangat tergila-gila untuk “menggambar” seperti karakter mereka.

Sangat benar kata Gundala dalam penggalan komik diatas bahwa kita harus mulai percaya pada komikus generasi saat ini, karena pergantian generasi ibarat matahari, terbit, bersinar terang sebelum kemudian tenggelam! Dan perlu ditambahkan dengan pergantian generasi maka makin banyak terjadi revolusi baik dari segi gambar maupun cerita dalam industri komik kita. Intinya adalah agar industri komik di tanah air bisa menjadi salah satu industri yang menjanjikan untuk para pihak yang terlibat didalamnya. Maju terus KOMIK INDONESIA!

NB: jika saya ingin membuat kisah pendek Gundala atau Si Buta Dari Gua Hantu untuk di blog ini, perlu ijin dari yang buat gak ya?????

4 comments:

Post a Comment

Untuk sobat blogger yang sudah koment disini, maaf jika belum bisa berkunjung, tapi komentnya pasti akan saya balas di blog ini kok......SUERRRRR!!